Kamis, 30 Juni 2016
Rabu, 04 Mei 2016
Pengertian Industri
Industri adalah bidang yang menggunakan ketrampilan, dan ketekunan kerja (bahasa Inggris: industrious) dan penggunaan alat-alat di bidang pengolahan hasil-hasil bumi, dan distribusinya sebagai dasarnya. Maka industri umumnya dikenal sebagai mata rantai selanjutnya dari usaha-usaha mencukupi kebutuhan (ekonomi) yang berhubungan dengan bumi, yaitu sesudah pertanian, perkebunan, dan pertambangan yang berhubungan erat dengan tanah. Kedudukan industri semakin jauh dari tanah, yang merupakan basis ekonomi, budaya, dan politik.
Klasifikasi Industri Berdasarkan subjek pengelola
Berdasarkan subjek pengelolanya ,industri dapat dibedakan menjadi:
- Industri rakyat, yaitu industri yang dikelola dan merupakan milik rakyat, misalnya: industri meubeler, industri makanan ringan, dan industri kerajinan
- Industri negara, yaitu industri yang dikelola dan merupakan milik Negara yang dikenal dengan istilah BUMN, misalnya: industri kertas, industri pupuk, industri baja, industri pertambangan, industri perminyakan, dan industri transportasi
Klasifikasi Industri Berdasarkan Proses Produksi
Berdasarkan proses produksi, industri dapat dibedakan menjadi:
- Industri hulu, yaitu industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi. Industri ini sifatnya hanya menyediakan bahan baku untuk kegiatan industri yang lain. Misalnya: industri kayu lapis, industri alumunium, industri pemintalan, dan industri baja
- Industri hilir, yaitu industri yang mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi sehingga barang yang dihasilkan dapat langsung dipakai atau dinikmati oleh konsumen. Misalnya: industri pesawat terbang, industri konveksi, industri otomotif, dan industri meubeler.
Cara meningkatkan daya saing Industri
Sebelumnya janga lupa ada dua faktor yang tidak boleh dilupakan utuk meningkatkan daya saing industri yaitu :
- Peran pemerintah yang dimana peranan pemerintah dalam menumbuhkan daya saing suatu negara tidak bisa dikesampingkan. Pemerintah memiliki peran yang sangat penting, utamanya dalam mendesain dan mengimplementasikan berbagai kebijakan yang menawarkan lingkungan usaha kondusif kepada dunia bisnis. Pemerintah berperan menciptakan iklim usaha untuk memungkinkan dunia usaha tumbuh kuat dan bergerak lincah dalam berkompetisi dengan produsen asing.
- Faktor masyarakat dan sektor public juga memiliki peran dalam memperkuat daya saing industri nasional. Dari faktor masyarakat, memiliki peran menyerap produk yang dihasilkan oleh sektor industri lokal melalui kemampuan daya beli dan pola konsumsi yang dimiliki. Masyarakat juga diharapkan menmbangun dan memperkuat aspek budaya, pendidikan, dan mentalitas para warganya agar dapat melahirkan tenaga-tenaga kerja yang trampil, ulet dan memiliki integritas bagi sektor industri. Dari sektor public diharapkan mampu menyediakan berbagai infrastruktur dan pengelolaannya serta tingkat pelayanan yang cepat, akurat dan murah kepada sektor industri
Dan menurut saya dalam rangka mewujudkan kemandirian dan peningkatan daya saing, maka industri nasional perlu lebih berorientasi domestik, yakni yaitu berbasis pada potensi sumberdaya alam yang dimiliki dan diarahkan untuk memproduksi barang dan jasa yang sesuai dengan permintaan pasar domestik. Perlu diingat bahwa pasar domestik kita tergolong besar dan menjadi incaran banyak pihak. Selain itu, industri juga perlu didorong agar mendungkung implementasi ekonomi hijau untuk menjamin keberlanjutannya (sustainability) dan lebih socially inclusive, untuk memaksimalkan keterlibatan berbagai pelaku (SDM) dalam negeri yang terkait. Sejalan dengan ini, maka teknologi yang dikembangkan perlu selaras/relevan untuk mendukung kebutuhan industri yang berorientasi domestik, mendukung ekonomi hijau, dan bersifat inklusif ini. Dengan tiga pilar ini, diharapkan amanah konstitusi agar pembangunan iptek dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan.
Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Klasifikasi_Industri
Jumat, 29 April 2016
Pengertian Neraca pembayaran
Neraca pembayaran internasional (Balance of Payment) merupakan catatan yang tersusun secara sistematis mengenai seluruh transaksi ekonomi internasional yang dilakukan penduduk suatu negara itu dengan penduduk negara lain dalam jangka waktu tertentu, biasanya 1 tahun. Pengertian penduduk di dalam suatu neraca pembayaran internasional meliputi orang perorangan, badan hukum, dan pemerintah. Transaksi ekonomi internasional yang dicatat dalam neraca pembayaran internasional dapat digolongkan menjadi dua yaitu transaksi debit dan kredit. Transaksi debit adalah transaksi yang menimbulkan kewajiban bagi penduduk suatu negara untuk melakukan pembayaran kepada penduduk negara lain, sedangkan transaksi kredit adalah transaksi yang menimbulkan hak bagi penduduk suatu negara untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain.
Necara pembayaran memiliki dua sisi, yaitu kredit dan debit.
- Transaksi debit, adalah transaksi yang mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negara yang mempunyai neraca pembayaran tersebut untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. Contoh: Indonesia membeli jasa dari Malaysia, maka transaksi tersebut menimbulkan kewajiban untuk mengadakan pembayaran kepada Malaysia, sehingga transaksi jasa tersebut merupakan transaksi debit yang dicatat dalam neraca pembayaran dengan tanda minus (–).
- Transaksi kredit, adalah transaksi yang mengakibatkan timbul atau bertambahnya hak bagi penduduk negara yang mempunyai neraca pembayaran tersebut untuk menerima pembayaran dari negara lain. Contoh: Indonesia menjual jasa ke Malaysia, maka transaksi tersebut menimbulkan hak untuk menerima pembayaran dari Malaysia, maka transaksi tersebut merupakan transaksi kredit yang dicatat dalam neraca pembayaran dengan tanda positif (+)
5 Tujuan & Fungsi Neraca pembayaran Internasional
Neraca pembayaran sangat penting dan perlu dibuat oleh suatu negara. Fungsi neraca pembayaran internasional antara lain sebagai berikut.
- Sebagai alat pembukuan agar pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat, mengenai jumlah barang dan jasa yang sebaiknya keluar atau masuk dalam batas wilayah suatu negara serta untuk mendapatkan keterangan-keterangan mengenai anggaran alat-alat pembayaran luar negerinya.
- Sebagai alat untuk mengukur kondisi ekonomi yang terkait dengan perdagangan internasional dari suatu negara. Sebagai alat untuk melihat gambaran pengaruh transaksi luar negeri terhadap pendapatan nasional negara yang bersangkutan
- Sebagai alat untuk memperoleh informasi rinci terkait dengan perdagangan luar negeri
- Sebagai alat untuk membandingkan pos-pos dalam neraca pembayaran negara tersebut dengan negara tertentu.
- Sebagai alat kebijakan moneter yang akan dilaksanakan oleh suatu negara.
Tujuan Neraca Pembayaran
Penyusunan neraca pembayaran mempunyai beberapa tujuan diantaranya sebagai berikut:
- Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil langkah- langkah di bidang ekonomi.Bidang ekonomi di sini termasuk ekspor dan impor, hubungan utang piutang, hubungan penanaman modal, dan hubungan lainnya yang menyangkut neraca pembayaran.
- Sebagai bahan pertimbnagan bagi pemerintah untuk mengambil kebijkan di bidang moneter dan fiscal.
- Sebagai bahan pertimbnagan bagi pemerintah untuk mengetahui pengaruh hubungan ekonomi internasional terhadap pendapatan nasional.
- Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakn di bidang politik perdagangan Internasional
Jika Terjadi Perdagangan Antar 2 Negara yang Tidak Seimbang
Apabila terjadinya hubungan perdagangan antar 2 negara yang tidak seimbang, menurut saya artinya yaitu Negara 1 selalu mengalami surplus neraca perdagangan berarti Negara tersebut dapat dikatakan berhasil pada perdagangannya mengapa demikian, ya karena menurut sy jika jumlah penerimaan lebih besar dari pada jumlah pembayaran/ utang (transaksi kredit> transaksi debet). Apabila bop surplus, bank sentral dapat membayar utang luar negerinya atau memperoleh aset cadangan tambahan dari luar negeri. Dampak suatu Negara mengalami Surplus neraca pembayaran adalah Secara ekonomi neraca pembayaran yang surplus akan berpengaruh terhadap tingkat harga dalam negeri, yaitu mempunyai pengaruh inflatoir mendorong atau menjurus ke arah kenaikan harga atau disebut juga inflasi.dan Hal ini disebabkan oleh adanya penambahan permintaan efektif.
Sedangkan apabila Negara 1 nya mengalami defisit transaksi perdagangan berarti Negara tersebut belum dikatakan berhasil pada perdagangannya karena jumlah pembayaran lebih besar daripada jumlah penerimaan (transaksi kredit < transaksi debet).Suatu Negara jika mengalami kelebihan impor dan kelebihan tersebut ditutup dengan menambah pinjaman akomodatif dan mengurangi cadangan nasional maka Negara tersebut sedang mengalami defisit total. Pembayaran defisit dapat juga dilakukan dengan meminjam dari bank sentral luar negeri. Dampak dari suatu Negara mengalami Defisit transaksi perdagangan adalah Produsen dalam negeri tidak dapat bersaing dengan barang-barang impor, Pendapatan Negara sedikit, sehingga utang Negara bertambah besar, Perusahaan banyak yang gulung tikar, sehingga pengangguran meningkat akibat dari PHK Ketiga dampak di atas disebut pengaruh deflatoir yang mendorong atau menjurus ke arah penurunan harga (deflasi).
Referensi :
https://yulindaa.wordpress.com/2012/06/01/neraca-perdagangan-internasional-tulisan-softskill- akuntansi-internasional
]http://www.academia.edu/7272826/Neraca_Pembayaran_Internasional_and_Keuangan_Internasional
Kamis, 07 April 2016
Apakah yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi ? Ya,pertumbuhan ekonomi adalah adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.
Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Apakah dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi negara dapat dikatakan makmur?Ya,mennurut saya jika pertumbuhan ekonomi yang tinggi negara bisa dikatakan makmur, mengapa seperti itu karena pertumbuhan ekonomi sudah dibahas yaitu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita suatu daerah atau suatu neara meningkat dalam jangka panjang, dimana jika pendapatan perkapita suatu negara meningkat berarti pertumbuhan ekonomi nya juga meningkat , namun demikian, meskipun pendapatan perkapita merupakan indikator terpenting , tapi hal tersebut bukan satu satunya penentu negara itu dapat dikatakan makmur, namun jika terjadi perang saudara didalam negara tersebut, maka dapat dikatakan bahwa negara tersebut bukan negara makmur atau sejahtera , karena adanya peperangan yang banyak akan menimbulkan atau menyebabkan kematian, penderitaan dan rasa tidak aman. Jadi inti nya pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat dikatakan negara yang makmur atau sejahtera.
Apakah dengan kondisi pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan makmur maka penduduknya bisa dikatakan sejatera?Ya, menurut saya dengan adanya kondisi pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan makmur makan pendudukan atau rakyat nya bisa dikatakan sejahtera megapa seperti itu? Karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan membuat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat juga tinggi , dan Davis McClelland seoranga ilmuan dari A merika Serikat(AS) mengatakan bahwa suatu Negara dapat dikatakan makmur apabila minimal harus memiliki pendudukan yang entrepreneur atau wirausaha sebanyak 2% dari jumlah populasi penduduk, mengapa kewirausahaan sangat berpengaruh? Karena kewirausahaan mampu mampu mencipatakan inovasi atau pekerjaan baru bagi penduduk yang tidak memiliki pekerjaan atau disebut juga menganggur dan kewirausahaan dapat unggul dalam kualitas untuk mengorganisir sumberdaya yang diperlukan dalam menciptakan nilai tambah , bagaimana cara menciptaka nilai tambah? Yaitu dengan cara mengembangkan teknologi yang baru menemukan pengetahuan yang baru lalu dapat menemukan cara cara yang baru untuk menghasilkan barang atau jasa, yang lebih efisien dan cara keseluruhan disbut sebagai sumber pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi , sehingga dapat dikatakan bahwa dengan adanya inovasi yang baru atau cara cara yang baru dalam menghasilkan barang atau jasa sebagai negara yang makmur dengan masyarakatnya yang sejahtera.
- Apa yang dimaksud dengan pengangguran ? Ya,Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian, karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
Kelompok pengangguran menurut sukirno (1994)
¨ Berdasarkan Penyebabnya menjadi 4 kelompok yaitu :
- Pengangguran Friksional, adalah pengangguran normal yang terjadi jika ada 2-3% maka dianggap sudah mencapai kesempatan kerja penuh. Perpindahan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor industri, untuk sementara menganggur. Contoh : Perpindahan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor industri, untuk sementara menganggur.
- Pengangguran Siklikal, adalah pengangguran yang terjadi karena merosotnya harga komoditas dari naik turunnya siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah dari pada penawaran tenaga kerja. Contohnya : Di suatu perusahaan ketika sedang maju butuh tenaga kerja baru untuk perluasan usaha. Sebaliknya ketika usahanya merugi terus maka akan terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) atau pemecatan.
- Pengangguran Struktural, adalah pengangguran karena kemerosotan beberapa faktor produksi sehingga kegiatan produksi menurun dan pekerja diberhentikan. Contohnya : Suatu daerah yang tadinya agraris (pertanian) menjadi daerah industri, maka tenaga bidang pertanian akan menganggur.
- Pengangguran Teknologi, adalah pengangguran yang terjadi karena tenaga manusia digantikan oleh mesin industri. Contohnya orang-orang yang terkena PHK karena perusahaan memiliki teknologi yang semakin canggih.
Berdasarkan cirinya Pengangguran dibagi ke dalam empat kelompok :
- Pengangguran Terbuka Pengangguran terbuka adalah pengangguran yang terjadi karena pertambahan lowongan pekerjaan lebih rendah dari pertambahan tenaga kerja. Akibatnya dalam perekonomian semakin banyak jumlah tenaga kerja yang tidak dapat memperoleh pekerjaan. Efek dari keadaan ini dalam jangka panjang mereka tidak melakukan suatu pekerjaan. Mereka menganggur secara nyata dan sepenuh waktu. Pengangguran terbuka dapat pula dikarenakan kegiatan ekonomi yang menurun, kemajuan teknologi yang mengurangi penggunaan tenaga manusia, atau akibat kemunduran perkembangan suatu industri. Contohnya : Seseorang lulusan S1 mesin tapi tidak memperoleh pekerjaan karena lapangan yang belum tersedia sesuai dengan kualifikasinya.
- Pengangguran Tersembunyi Pengangguran tersembunyi adalah pengangguran yang terjadi karena terlalu banyaknya tenaga kerja untuk satu unit pekerjaan, padahal dengan mengurangi tenaga kerja sampai jumlah tertentu tidak akan mengurangi jumlah produksi. Pengangguran ini terutama terjadi di sektor pertanian atau jasa. Setiap kegiatan ekonomi memerlukan tenaga kerja, dan jumlah tenaga kerja yang digunakan tergantung kepada banyak faktor. Faktor yang perlu dipertimbangkan adalah besar atau kecilnya perusahaan, jenis kegiatan perusahaan, mesin yang digunakan dan tingkat produksi yang dicapai. Di banyak negara berkembang seringkali didapati jumlah pekerja dalam suatu kegiatan ekonomi lebih banyak dari yang sebenarnya diperlukan agar ia dapat menjalankan kegiatannya dengan efisien. Kelebihan tenaga kerja yang digunakan digolongkan dalam pengangguran tersembunyi. Contohnya keluarga petani dengan anggota keluarga yang besar mengerjakan luas tanah yang sangat sempit. Contoh lain pengangguran tersembunyi adalah orang yang melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginannya atau tidak sepadan dengan kemampuannya
- Pengangguran Bermusim Pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi pada waktu-waktu tertentu di dalam satu tahun. Bentuk pengangguran terutama terjadi di sektor pertanian dan perikanan. Biasanya pengangguran seperti itu berlaku pada waktu-waktu di mana kegiatan bercocok tanam sedang menurun kesibukannya. Waktu di antara menuai dan masa menanam berikutnya dan periode di antara sesudah menanam bibit dan masa menuai hasilnya adalah masa yang kurang sibuk dalam kegiatan pertanian. Pada periode tersebut banyak di antara para petani dan tenaga kerja di sektor pertanian tidak melakukan suatu pekerjaan. Berarti mereka sedang dalam keadaan menganggur. Jenis pengangguran ini hanya sementara saja, dan berlaku dalam waktu-waktu tertentu. Contohnya : pada musim panen, para petani bekerja dengan giat, sementara sebelumnya banyak menganggur.
- Setengah Menganggur Pengangguran Kelebihan penduduk di sektor pertanian di negara-negara berkembang disertai pertambahan penduduknya yang cepat telah menimbulkan percepatan dalam proses urbanisasi. Salah satu tujuan dari urbanisasi tersebut adalah untuk mencari pekerjaan di kota-kota. Tidak semua orang yang hijrah ke kota-kota dapat memperoleh pekerjaan. Banyak di antara mereka yang terpaksa menganggur sepenuh waktu. Disamping itu ada pula yang tidak menganggur, tetapi tidak pula bekerja sepenuh waktu, dan jam kerja mereka lebih rendah dari jam kerja normal. Mereka mungkin hanya bekerja satu hingga dua hari seminggu, atau satu hingga empat jam sehari.Contohnya : Seorang buruh konstruksi/bangunan yang telah menyelesaikan pekerjaan di suatu proyek, untuk sementara menganggur sambil menunggu proyek berikutnya.
Referensi :
http://inginberubah.blogspot.co.id/2009/02/pengertian-dan-jenis-pengangguran.html
Minggu, 20 Maret 2016
Rabu, 09 Maret 2016
PEREKONOMIAN INDONESIA
PENTINGNYA MEMPELAJARI PEREKONOMIAN INDONESIA
Menurut saya mempelajari perekonomian indonesia itu merupakan hal yang sangat penting, mengapa? Karena menurut saya perekonomian indonesia itu adalah perekonomian yang dijalankan oleh bangsa indonesia sesuai sistem ekonomi yang sedang berlaku , pasti setiap negara masing-masing mempunya sistem perekonomian yang berbeda satu sama lain, karena berhubungan dengan falsafah dan ideologi negara dan apa itu sistem ekonomi?sistem ekonomi adalah suatu aturan dan tata cara untuk mengatur perilaku masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi untuk menraih suatu tujuan , jadi kalau menurut saya pribadi perekonomian indonesia itu untuk mengetahui keadaan perekonomian pada negara tersebut itu berjalan dengan baik atau tidak baik, karena jika dalam suatu negara tidak mempunya perekonomian atau sistem perekonomian dalam negara nya masing-masing, ekonomi dalam negara tersebut mungkin tidak bisa berjalan dengan baik, atau tidak berstruktur, dan setiap negara akan berubah-ubah sistem perekonomian nya, seperti hal nya negara kita yaitu adalah negara Indonesia, mengapa berubah? Apa yang menyebabkan terjadinya perubahan pada sistem perekonomian ini? Saya sudah menjelaskan diatas tadi bahwa suatu sistem perekonomian dalam sebuah negara dapat saja berubah karena pengaruh-pengaruh yang berkaitan dengan falsafah dan ideologi negara, jadi kita haru mempelajari perekonomian indonesia supaya kita dapat mengetahui dan paham bagaimana keadaan perekonomian indonesia pada saat era era sekarang ini, jika perekonomian di indonesia ini sedang mengalami keanjlokan atau tidak baik, maka kita dapat menempatkan diri kita sebagai mana mesti nya sebagai warga atau rakyat Indonesia.
KAPAN SUATU NEGARA DIKATAKAN SEBAGAI :
1. Negara maju
Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. pasti suatu negara ingin rakyatnya makmur. Maka petinggi negara lebih fokus ke pembangunan negara juga dalam hal teknologi dan ekonomi. Selain itu negara maju tuh industrinya beragam, jadi ekonomi merata. Tidak terfokus pada satu hal saja. Selain itu menurut Bank Dunia pada tahun 2007, suatu negara bisa dikatakan Maju jika : US $11,456 atau lebih. Tentu saja ini pendapatan perkapitanya sangat tinggi dan inflasinya rendah dan ada juga yang mengatakan tingkat korupsi yang rendah menjadi salah satu indikator suatu negara dikatakan sebagai negara maju. Dan negara maju ini dapat dikatakan jika negara maju mempunya ciri-ciri sebagai berikut
- Rendahnya tingkat pengangguran
- Tingginya Tingkat Pendidikan
- Pendapatan Perkapita Tinggi
- Sebagian Besar Pendapatan Negara Berasal dari Industri dan Jasa
- Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
- Disiplin dan Menghargai Waktu
- Tingkat Ekspor Lebih Tinggi Dibanding Import
- Sebagian Penduduk Tinggal di Kota
- Krisis Lingkungan Cepat Diatasi
Contoh negara maju :
- Taiwan
- Singapore
- Korea Selatan
- Hong Kong
2. Negara berkembang
Negara berkembang adalah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam negara berkembang tersebut.Negara yang memiliki ekonomi yang lebih maju daripada negara berkembang lainnya, namun tidak sepenuhnya menampakkan tanda-tanda negara maju dikelompokkan dalam istilah negara industri baru. Istilah 'berkembang' berarti mobilitas dan tidak mengakui bahwa pembangunan menurun atau tetap di sejumlah negara, terutama Afrika bagian selatan yang terkena dampak parah dari HIV/AIDS. Dalam beberapa kasus, istilah negara berkembang dapat dianggap sebagai eufemisme. Istilah ini berarti homogenitas antara negara-negara tersebut yang sangat beragam. Negara dapat dikatakan sebagai negara maju karena mempunya ciri-ciri sebagai berikut :
- Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi
- Tingkat Pengangguran Tinggi
- Tingkat Produktivitas Rendah
- Kualitas Hidup Rendah
- Ketergantungan Pada Sektor Pertanian / Primer
- Pasar & Informasi Tidak Sempurna
- Tingkat Ketergantungan Pada Angkatan Kerja Tinggi
- Ketergantungan Tinggi Pada Perekonomian Eksternal Yang Rentan
Contoh negara berkembang
- Afrika Selatan
- ZimbaBwe
- Togo
- Nigeria
3. Negara miskin
Negara miskin dapat disebut juga Negara terbelakang yaitu negara yang tidak mampu berdiri sendiri karena tidak memiliki sistem ekonomi yang dapat memenuhi dan menstabilkan tingkat perekonomian negaranya sehingga dapat memengaruhi keadaan kehidupan masyarakat di negaranya.ada pun itu, negara terbelakang memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi dan terjadi hampir di seluruh wilayah negaranya. kota yang dipadati oleh pengemis dan penduduk desa yang sulit untuk mencari nafkah di kampung halamannya sendiri.Ia adalah suatu negara yang jarang memiliki suatu industri, seringkali dengan persediaan tenaga dan listrik yang tidak memadai. Negara seperti itu biasanya tidak memiliki jalan raya dan jalan kereta api yang cukup, pemerintah belum dapat memberikan pelayanan yang memadai dan komunikasi yang ada biasanya buruk. Rumah sakit dan lembaga pendidikan tinggi sangat sedikit. Dan ada [un juga ciri ciri negara miskin yaitu sebagai berikut :
- KEMISKINAN UMUM
- PERTANIAN, MATA PENCAHARIAN UTAMA
- EKONOMI DUALISTIS
- SUMBER ALAM KURANG TEROLAH
- PENGANGGURAN DAN PENGANGGURAN TERSEMBUNYI
- KETERBELAKANGAN EKONOMI
- KETIADAAN INSIATIF DAN USAHA
- KETERBELAKANGAN TEKNOLOGI
- KELANGKAAN ALAT MODAL
Contoh Negara miskin yaitu
- Malawi
- Sierra lione
- Niger
- Buruni
- Eritrea
PERTUMBUHAN EKONOMI
Pertumbuhan Ekonomi adalah adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
PEMERATAAN PEMBANGUNAN
Kita sering mendengar pemerataan pembangunan. Satu kalimat “PEMERATAAN”, artinya bahwa visi nya adalah pemerataan wilayah ekonomi yang didasarkan kepada sinkronisasi dan sinergitas akan kepentingan ekonomi untuk kehidupan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik, tidak saja di wilayah perkotaan tetapi didaerah pinggiran perkotaan, daerah-daerah yang menjadi penyangga perkotaan itu sendiri, tidak akan ada kata kampung, semua diharapkan sama ikut menikmati pembangunan ekonomi itu sendiri.
Strategi pengembangan dan pembangunan perekonomian daerah didasarkan atas kepentingan bersama yang saling menguntungkan antara daerah perkotaan dan wilayah sekitarnya, sehingga ada mekanisme kegiatan ekonomi yang dinamis tidak statis.
Penumpukan pembangunan ekonomi di satu wilayah akan mengakibatkan urbanisasi dan menimbulkan efek kecemburuan sosial yang tinggi, tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang tidak merata, kemacetan lalu lintas yang tiada henti, penumpukan limbah sampah tidak terkendali.
Salah satu contoh pembangunan dan pengembangan ekonomi yang tidak merata adalah menumpuknya pusat-pusat perbelanjaan di satu wilayah, terkonsentrasinya pusat-pusat pendidikan di satu tempat, begitupula pembangunan perkantoran, perumahan dan pembangunan apartemen .
PENGENTASAN KEMISKINAN
Apa itu pengentasan kemiskinan? Pengentasan kemiskinan itu adalah cara menanggulangi atau pencegahan kemiskinan.Kemiskinan di Indonesia bersifat baik absolut (absolut poverty) maupun relatif (relative poverty). Kemiskinan terjadi karena faktor alam, letak geografis yang jauh dari
- Strategi Pelaksanaan Program
- Gerakan Terpadu Pengentasan Kemiskinan (Gerdu Taskin)
- dan Jaringan Pengaman Sosial (JPS)
- Penanggulangan dan pencegahan kemiskinan akibat krisis, musibah, dan bencana(Rehabilitasi)
- Bantuan Pangan
- Bantuan Kesehatan
- Bantuan Pendidikan
- Padat Karya
- Pemberdayaan penduduk, keluarga dan masyarakat miskin
- Pemberdayaan Keluarga Miskin
- Perbaika
- Pemberdayaan Usaha Mikro
- Kewirausahaan
- Modal
- TeknologiManajemen
- Pemasaran
SISTEM EKONOMI LIBERALISME
Jadi sistem ekonomi liberalisme itu sistem ekonomi pasar bebas atau sistem ekonomi laissez faire. Sistem ekonomi liberal adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan sepenuhnya dalam segala bidang perekonomian kepada masing-masing individu untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.
Filsafat atau ideologi yang menjadi landasan kepada sistem ekonomi liberal adalah bahwa setiap unit pelaku kegiatan ekonomi diberi kebebasan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang akan memberikan keuntungan kepada dirinya, maka pada waktu yang sama masyarakat akan memperoleh keuntungan juga.
Dengan demikian setiap orang akan bebas bersaing dengan orang lain dalam bidang ekonomi. Adam Smith dalam bukunya yang berjudul The Wealth of Nation (1776) juga menunjukkan bahwa kebebasan berusaha didorong oleh kepentingan ekonomi pribadi merupakan pendorong kuat menuju kemakmuran bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pasar bebas ini dapat menciptakan efisiensi yang cukup tinggi dalam mengatur kegiatan perekonomian.
Mungkin kalian akan bertanya, bagaimanakah peran pemerintah dalam sistem ekonomi liberal? Pemerintah sama sekali tidak campur tangan dan tidak pula berusaha memengaruhi kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat.
Seluruh sumber daya yang tersedia dimiliki dan dikuasai oleh anggota-anggota masyarakat dan mereka mempunyai kebebasan penuh untuk menentukan bagaimana sumber-sumber daya tersebut akan digunakan.
Referensi:
http://www.berpendidikan.com/2015/09/pengertian-dan-ciri-ciri-sistem-ekonomi-liberal.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi
https://id.wikipedia.org/wiki/Pembangunan_ekonomi
Langganan:
Postingan
(
Atom
)


